Strategi Keuangan Single Parent agar Bisa Membayar Kredit Rumah

Strategi Keuangan Single Parent agar Bisa Membayar Kredit Rumah – Menjadi single parent bukanlah keinginan semua orang. Ad abanyak alasan yang membuat hal dan kondisi yang seperti ini menjadi tidak bisa dihindari lagi. Buruknya lagi adalah, bila seorang single parent tersebut masih memiliki tanggungan yang cukup berat. Yaitu masih harus membayar biaya kredit rumah.

Strategi Keuangan Single Parent agar Bisa Membayar Kredit Rumah

Tentu saja ini akan sangat memberatkan sekali bagi mereka. Meskipun sayangnya saat menjalani sebuah kehidupan pernikahan bersama dengan pasangan, tentu saja Anda tidak pernah dapat menentukan berapa lama lagi nanti Anda bisa bertahan bersama pasangan Anda dan Anda juga tidak akan pernah tahu dengan apa yang akan terjadi nantinya sesudah menikah.

Karena itulah, ketika Anda harsus menjadi seorang single parent, sebaiknya Anda harus berpikir 2x untuk merencanakan biaya anggaran keuangan Anda. Terlebih bila Anda punya seorang anak atau bahkan lebih. Tentu saja akan ada banyak dana yang harus dikeluarkan dan disiapkan di setiap bulannya.

Kejadian ini membuat para single parent yang sudah terlanjur mengajukan kredit rumah harus bertanggung jawab atas permintaannya tersebut untuk melanjutkan angsurannya itu, belum lagi masih harus menerima kondisi lingkungan sosial terhadapnya. Single parent harus lebih bekerja keras dalam menafkahi keluarganya dan harus lebih cermat ketika mengontrol keuangannya.

Karena itulah, kali ini akan kami berikan sebuah inspirasi bagaimana cara mengatur keuangan untuk single parent, antara lain:

Pasangan yang Telah Meninggal Dunia, tapi Punya Asuransi Jiwa

Tentu saja ini akan sangat menguntungkan sekali bila Anda memiliki asuransi jiwa. Karena ketika pasangan Anda telah meninggal dunia, otomatis hal yang harus Anda lakukan adalah segera klaim ke pihak asuransi itu. Meskipun ditinggalkan bukanlah hal yang mudah, akan ada rasa kesedihan yang mendalam karena telah ditinggalkan oleh pasangan Anda.

Namun, selalu berpikirlah positif bahwa Anda masih harus melanjutkan hidup Anda nanti. Ada anak-anak yang harus dinafkahi setelah ini. Ada juga beberapa tanggungan yang harus dibayar. Misalnya saja membayar kredit rumah. Maka dari itulah, segera saja cari tahu semua informasi tentang asuransi jiwa. Misalnya saja dari apa saja peraturan yang wajib dipenuhi agar klaim itu bisa segera diajukan dan bisa segera cair.

Namun, khusus untuk pemilik atau pengikut asuransi jiwa yang seperti ini, maka Anda sebaiknya harus memahami beberapa hal di bawah ini, antara lain:

  1. Ketahui lebih jauh tentang jenis dari asurani jiwa dan bagaimanakah pertanggungaannya.
  2. Perhatikan nomor polisnya dan juga isi perjanjiannya.
  3. Cari tahu siapa yang akan menjadi ahli warisnya.
  4. Ketahui masa tenggang pelaporan terhadap klaim tersebut. Karena, bila sudah melewati dari batas deadline atau batas waktu yang sudah ditentukan, maka proses pengajuan klaim menjadi tidak lancar.
  5. Agar bisa mengajukan klaim, sebaiknya segera saja penuhi dokumen yang Anda butuhkan. Misalnya saja seperti surat keterangan telah meninggal dunia, fc identitas diri seperti KTP, polis asli, bukti pembayaran terhadap premi yang terakhir, dll.
  6. Isilah form klaim selengkap mungkin.
  7. Lihat hasilnya!

Nah, dengan memahami hal inilah tentunya akan membantu para single parent agar bisa tetap melanjutkan hidup mereka. Setidaknya, kini keuangan mereka menjadi lebih baik dari sebelumnya. Namun, bila pasangan tidak memiliki asuransi jiwa, maka langkah terbaik untuk mensiasatinya adalah harus selalu mencatat biaya pengeluaran dan pemasukan setiap bulan, kemudian mengoreksinya agar lebih baik dan dimanage lagi.