Rasio Kredit Rumah Probolinggo Hanya 30%

Rasio Kredit Rumah Probolinggo Hanya 30% – Sebagai tempat yang memberikan pinjaman kepada nasabahnya, sudah pasti bank akan lebih berhati-hati terhadap setiap pengajuan kredit yang dilakukan oleh konsumennya. Termasuk juga untuk mereka yang mengajukan kredit rumah Probolinggo.

Rasio Kredit Rumah Probolinggo Hanya 30%

Ada batasan yang  dinilai merupakan batasan aman yang telah ditentukan oleh bank. Sehingga, orang yang akan mengajukan kredit rumah tersebut tidak bisa sembarangan diterima begitu saja. Terdapat rasio kredit yang sudah ditentukan oleh pihak bank. Setidaknya, harus lebih dari 30% dari pendapatan Anda tersebut.

Baca juga: Kapan Seharusnya Mengajukan Kredit Rumah Semarang

Dengan memenuhi target rasio batas aman inilah maka bisa dipastikan bahwa pengajuan kredit rumah Probolinggo Anda bisa lolos begitu saja. Karena itulah, tak dapat dipungkiri untuk orang-orang yang memiliki pendapatan lebih dari UMR itu umumnya lebih mudah dalam mendapatkan pinjaman uang, khususnya untuk pinjaman kredit pemilikan rumah.

Dengan memiliki pendapatan sebulan lebih dari 13,4 jutaan rupiah, maka itu artinya ada kemungkinan bila Anda bisa membayar angsuran rumah sebesar 3,1 jutaan rupiah. Hal ini berlaku untuk harga jual rumah sebesar 480 jutaan rupiah. Inilah yang dinamakan rasio pinjaman yang telah ditetapkan pihak bank saat Anda akan mengajukan kredit rumah Probolinggo tersebut.

Nah, dari sinilah, agar pengajuan Anda bisa lolos dan berhasil, sebaiknya siapkan dana Anda lebih dulu untuk membayar uang muka rumah yang lebih besar dari ketetapannya. Dengan membayar uang muka atau uang DP yang jumlahnya besar inilah nantinya akan membuat jumlah angsuran yang harus Anda bayar menjadi jauh lebih ringan.

Karena uang DP yang besar ini nanti akan membantu Anda dalam melancarkan permintaan Anda terhadap pinjaman kredit rumah Probolinggo tersebut. Karena plafon kredit yang akan diajukan kepada bank menjadi tidak besar, tidak sama seperti saat Anda membayar uang mukanya berdasarkan ketetapan yang berlaku.

Misalnya saja saat ini Anda membayar uang muka sebesar 120 juta rupiah untuk harga jual rumah sebesar 480 juta rupiah. Maka, bila hal ini dihitung menggunakan kalkulator kpr, itu artinya Anda akan meminjam uang kepada pihak bank sebesar 360 juta rupiah. Itu berarti bila Anda mengajukan rkedit rumah dengan tenor selama 25 tahun, maka Anda harus membayar angsurannya tersebut sebesar 2,9 jutaan rupiah.

Ini beda sekali bila Anda membayar uang mukanya hanya senilai 96 juta rupiah saja. Otomatis hal ini akan membuat beban angsuran bulanan Anda menjadi semakin lebih besar. Yaitu senilai 3,1 jutaan rupiah di setiap bulannya.

Dilihat dari perbandingannya tersebut, jelas terlihat angka dari 2,9 jutaan rupiah sampai ke 3,1 jutaan rupiah itu selisihnya cukup jauh sekali. Bahkan bisa ratusan ribu rupiah. Yaitu senilai 300 – an ribu rupiah. Maka dari itulah, penting sekali untuk mempersiapkan dana uang DP sejak dini. Karena DP yang dipersiapkan sejak dini itu bisa mempengaruhi terhadap kelolosan Anda dalam mengajukan program kredit rumah tersebut.

Namun meskipun begitu, bukan sebuah hal yang mustahil bila Anda menyiapkannya sejak sekarang. Apalagi bila Anda sudah menikah. Bersama dengan suami dan istri yang sama- sama bekerja, Anda bisa mengajak pasangan Anda untuk menyisihkan uang sebesar 5 juta rupiah dari pendapatan Anda ditambahkan dengan 5 juta rupiah dari pendapatan pasangan Anda untuk membayar uang DP rumah tersebut yang senilai 120 juta rupiah itu selama 1 tahun. Di samping itu, Anda juga bisa mencari tambahan dana dengan bekerja paruh waktu untuk mendapatkan dana segar tambahan tersebut.