Mengenal Drummer Hebat Asal Nusantara Echa Soemantri

Echa Soemantri (Yesaya Wilander Soemantri)

Echa Soemantri (Yesaya Wilander Soemantri) – Drummer hebat yang Lahir pada 7 Juli 1989 ini mempunyai hobi bermusik dan sepak bola/ futsal. kerap sekali melihat beliau main drum dengan sonor force 3007 yang khas dengan warna blue sparkle dan ternyata memang pecinta warna biru.

Tentu saja Echa Soemantri adalah sosok yang cocok menjadi topik perbincangan hangat para drummer di Tanah Air saat ini.

Drummer muda berbakat ini ternyata sudah menggeluti bidangnya dan telah puluhan tahun berada didunia alat musik drum.

Bagaimana kisah hidupnya? Bagaimana karir beliau sehingga bisa sampai sekarang ini? Dan apa visi misi sekaligus pesan beliau bagi sobat drummers?

Yukkk simak sedikit ulasan kisah hidup sang maestro “Yesaya Wilander Soemantri”

 

Kisah Hidup Echa Soemantri

echa
Echa Soemantri (Yesaya Wilander Soemantri)

Berawal saat beliau berumur 2.5 tahun merupakan “perjumpaan” pertama beliau dengan drum. Pada umur 4 tahun, Echa mulai pelayanan di Gereja, lalu waktu umurnya 5 tahun dan 7 tahun.

Echa mendapat kesempatan emas bersama orang tua nya melayani sampai ke Negeri Paman Sam (U.S.A). Hal ini yang sering disalah pahami sehingga banyak muncul gosip diluar sana bahwa Echa sekolah diluar bersama Dave Weckl.

Echa Soemantri memulai debut’nya dari SD (Sekolah Dasar) hingga SMA melayani di Gereja, rekaman lagu-lagu rohani, dan beberapa kali masuk televisi dalam rangka mewakili sekolah.

Tidak cukup sampai situ saja, ketika awal SMA sang maestro bergabung dengan penyanyi Ello, selanjutnya tahun 2006 bergabung dengan Erwin Gutawa.

Mulai dari situ semakin banyak tawaran pekerjaan ‘job’ yang diterima.

Pecinta klub sepakbola Manchester United ini sempat bermain di acara “Idola Cilik” selama 2 season atau sekitar 2 tahun disana.

Kemudian dari idola cilik, beliau kembali menjadi session player, lebih aktif bersama Tompi, The Fingers, Trisum, dan lain sebagainya.

Kesuksesan karir Echa Soemantri memang sangat layak untuk dilirik oleh perusahaan-perusahaan drum terkemuka.

Segala sesuatu memang butuh proses. Dari umur 2.5 tahun bermain drum, Echa menuai tawaran yang memang layak dan sepantasnya dia dapat.

Pada umur 9 tahun pertama kali di endorse oleh Tama Drum. Lalu umur 15 tahun di tawari pekerjaan oleh Pearl Drum dan umur 21 tahun ini di tawari oleh para musisi Drum hingga sekarang.

 

baca juga >> Mengenal 2 Nama Drummer Cilik Asal Indonesia Yang Tampil Memukau

 

Setiap drummer mempunyai ‘’Gaya” yang berbeda baik dari drum set, cymbal sampai gaya bermain. berbicara mengenai drum set dari bro Echa ini, beliau menggunakan 10″ tom, 14″ dan 16″ floor tom, serta 22″ kick.

Sedangkan pada snare drum menggunakan 14″, 12″ dan 10″ jungle snare. Terkadang suka menggunakan 13×7.

Saat ini Echa sedang mengerjakan beberapa project gospel. Terakir baru saja memproduseri album youth di Gereja.

Berbicara mengenai visi dan misi yang menjadi tujuan beliau, Echa Soemantri berkata bahwa, “Visi misi kedepan saya ingin lebih banyak tampil bersama band-band gospel saya dan ingin lebih banyak event-event drum di tanah air.

Dan dia berkeinginan juga mempunyai grup / project yang musiknya benar-benar jazz.” Banyak artis yang memakainya untuk mengisi drum dalam rekaman dan performance para artis tersebut.

Beberapa musisi yang pernah memakai jasa Echa Soemantri antara lain: Agnes Monica, Erwin Gutawa, Gita Gutawa, Tompi, Abdul & Coffe Theory, Trisum, Trio Finger, Tohpati Ario, Base Jam, Indro Hardjodikoro, Ony Orces, Guntur, Petra Sihombing, Sammy Simorangkir dan masih banyak artis lainnya.

 

Itulah ulasan artikel kami tentang perjalanan sang maestro drummer indonesia ECHA SOEMANTRI, Semoga artikel ini juga bisa menjadi tambahan pengetahuan dan wawasan anda. Terimakasih.

(Credit By : Yaumal Akbar)