Kredit Rumah Apakah Termasuk Riba? Ini Jawabannya!

Kredit Rumah Apakah Termasuk Riba? Ini Jawabannya! – Setiap orang selalu menginginkan memiliki sebuah rumah sendiri. Namun sayangnya, untuk mempunyai sebuah rumah, maka setiap keluarga harus bekerja dengan keras agar memiliki dana yang cukup. Untungnya kini ada jasa yang menawarkan kredit rumah.

Kredit Rumah Apakah Termasuk Riba? Ini Jawabannya!

Dimana Anda bisa mengangsur untuk membeli sebuah rumah. Namun, kredit rumah apakah termasuk riba?

Baca juga: Kredit Rumah di Muara Enim Murah dan Mudah

Hal tersebut sering kali menjadi pertanyaan bagi sebagian besar orang. Karena memang dalam kenyataan di dunia yang serba modern seperti ini, ada banyak orang yang kesulitan untuk membeli rumah dengan cara tunai. Sehingga, kebanyakan orang membeli rumah secara kredit lewat perbankan. Karena mereka memiliki jasa kredit yang bisa digunakan untuk membeli sebuah rumah.

Produk tersebut dinamakan sebagai kredit pemilikan rumah, atau disingkat dengan KPR. Produk ini akan membantu Anda untuk mendapatkan sebuah rumah hanya dengan menyiapkan sejumlah dana saja untuk membayar uang muka atau down payment, sehingga Anda bisa mempunyai sebuah rumah. Karena selanjutnya, Anda bisa mengangsur setiap bulannya kepada bank untuk melunasi pembayaran rumah tersebut sampai jatuh tempo yang ditentukan.

Kredit rumah apakah termasuk riba?

Karena, bila harga rumah sebanyak 150 juta rupiah, maka Anda harus membayar sekian persennya lebih dulu, yaitu sebesar 60 juta rupiah secara tunai. Pembayaran tersebut kemduian dianggap sebagai uang muka oleh bank konvensional. Selanjutnya, kekurangannya yang sebanyak 90 juta rupiah itu terpaksa dipinjamkan pihak bank.

Jadi, pihak bank konvensional akan membayarkan kekuarangannya kepada  pihak developer rumah atau pada pemilik rumahnya. Hutang tersebut kemudain dibayarkan pihak bank secara berangsur. Cara mencicilnya adalah dengan melihat jumlah hutang, kemudian tiap bulannya ditambahkan bunga sekian persen seperti yang ditentukan sampai pada bulan-bulan berikutnya hingga lunas.

Sehingga, misalnya Anda harus membayar sebanyak 90 juta selama 15 tahun, jika dikalkulasikan dengan cicilan sebanyak 2 juta rupiah. Itu artinya Anda harus membayar bank sampai dengan 360 juta rupiah. Itupun kadang bisa berubah-ubah bergantung pada suku bunga yang berlaku. Nah, jika Anda bertanya tentang kredit rumah apakah termasuk riba?

Maka, yang seperti inilah yang dinamakan sebagai riba dan termasuk haram untuk orang Islam. Karena dengan pinjaman sebesar 90 juta rupiah, namun Anda harus mengembalikan hingga 360 juta rupiah, atau bisa lebih.

Seharusnya, dengan meminjam sebesar 90 juta rupiah, maka pengembaliannya juga harus 90 juta rupiah. Karena memberikan pinjaman itu untuk membantu, bukanlah untuk mencari keuntungan. Jadi, bagaimanakah agar halal?

Anda bisa mencari bank Syari’ah, dimana disana tersedia produk KPR yang halal dan tidak memakai kredit berbunga. Caranya adalah Anda memesan pihak bank tersebut untuk membeli sebuah rumah yang Anda inginkan, kemudian pihak bank membeli rumah menggunakan harga mereka dan menjualnya kembali kepada Anda.

Namun, penjualannya tersebut diberikan harga yang jauh lebih tinggi dari harga yang dibelinya dari pemilik rumah tersebut. Kemudian, Anda bisa membayar rumah tersebut pada bank Syari’ah tersebut dengan cara mencicil.

Nah, dalam hal ini, transaksi tidak melibatkan bunga, karena ini murni jual beli biasa pada umumnya. Misalnya saja harga rumah adalah 360 juta rupiah, maka selama mencicil hingga 15 th, Anda hanya perlu membayar sebanyak 2 juta rupiah sampai lunas. Itupun tidak berubah. Sedangkan dalam bank konvensional itu harga pembayarannya bisa berubah berdasarkan suku bunganya.