Inilah Perbedaan dari Kredit Rumah Cikarang Biasa Vs Syariah

Pernahkah Anda berpikir untuk mengajukan kredit rumah Cikarang namun bingung mau memilih yang mana di antara yang biasa dengan syariah? Padahal, jika Anda terlalu lama dalam memilih, hal ini akan membuat rumah yang Anda incar tersebut langsung di DP oleh orang lain. Itu artinya, Anda bisa gagal memiliki rumah tersebut.

Baca juga: Ini Cara Mendapat Kredit Rumah Btn Di Indramayu yang Murah

Maka dari itulah, sekarang ini Anda harus tahu perbedaan keduanya. Sehingga, Anda bisa mendapatkan rumah idaman seperti yang Anda inginkan.

Inilah Perbedaan dari Kredit Rumah Cikarang Biasa Vs Syariah

Perbedaan Kredit Rumah Cikarang Biasa Vs Syariah

Berikut ini adalah perbedaan di antara kredit rumah Cikarang syariah dengan yang biasa yang harus Anda ketahui, antara lain sebagai berikut ini:

Perbedaan Perjanjian dan Akad

Berbicara tentang akad atau biasa disebut juga dengan istilah perjanjian  itu bisa digunakan untuk membedakan antara kredit syariah dengan biasa.

KPR Biasa

Untuk KPR ini, Anda bisa membeli rumah dari KPR biasa sama seperti saat Anda membeli barang dengan system akad jual beli. Jadi, misalnya bank sedang membeli rumah kepada developer, kemudian rumah tersebut dijual kepada Anda.

KPR Syariah

Untuk KPR ini diberikan oleh bank Syariah. Disini terdapat akad yang berbeda, yaitu Murabahahatau jual beli dan juga musyakarah Mutaniqisah yang artinya kepemilikan bertahap, ada juga ijarah yang berarti sewa, dan juga ijarah Muntahiuah Bittamilk yang artinya sewa beli. Untuk lebih jelasnya sendiri akan kami sampaikan di bawah ini:

Murabahah

Dalam hal ini, bank Syariahakan melakukan pembelian rumah yang berasal dari pihak developer. Kemudian, rumah tersebut dijual kepada Anda dengan harga yang sesuai dengan kesepakatan lewat perhitungan marginnya.

Musyarakah Mutanaqisah

Dalam hal ini, sama seperti bank syariah tersebut dan juga Anda membeli rumah secara bersamaan. Jadi, Anda membayar rumah tersebut sebesar 20%, sedangkan sisanya adalah bank. Jadi, disini Anda sama seperti sebagai seorang penyewa dari bank tersebut. Nah, dari sinilah, seiring berjalannya waktu dan cicilan yang Anda bayar, maka persentase kepemilikan bank kepada rumah tersebut juga akan berkurang secara otomatis, sampai akhirnya Anda berhasil memiliki rumah tersebut hingga 100%.

Ijarah

System ini murni untuk proses sewa menyewa seperti pada umumnya.dimana sesudah masa sewa selesai, maka semuanya akan dikembalikan seperti semula.

IMBT

Kembali lagi ke dalam arti dari ijarah sendiri yang aritnya adalah sewa. Dalam hal ini, bank menyewakan rumah kepada Anda dengan waktu yang sudah disepakati sampai pada akhirnya kepemilikan rumah tersebut menjadi milik Anda.

Jumlah Angsuran yang Harus Dibayar

Ada juga perbedaan di antara kredit rumah Cikarang biasa dengan syariah, dilihat dari segi angsurannya. Lebih lengkapnya ada di dibawah ini:

KPR Biasa

KPR ini angsurannya tergantung pada suku bunganya. Pada umumnya, terdapat 2 jenis dari suku bunga, yang meliputi bunga floating dan juga bunga fix. Namun, kini ada juga bunga cap dan juga bunga fix. Yang mana semuanya itu memakai perhitungan yang berbeda, yaitu ada 3 cara, antara lain bunga flat, anuitas, dan juga efektif.

KPR Syariah

Untuk kredit rumah Cikarang syariah disini sifatnya tidak berganti atau tidak berubah. Karena sistemnya tidak memakai system bunga, namun menggunakan bagi hasil dari marginnya.

Yang pasti, jika Anda menggunakan kredit rumah Cikarang biasa, maka perhatikan saja bunganya. Sedangkan bila Anda memilih yang syariah, maka Anda silahkan melihat dari sisi marginnya atau dari system bagi hasil dari bank tersebut.