Contoh Surat Pengunduran Diri Atau Resign Dari Instansi Tempat Bekerja

Surat Pengunduran Diri merupakan pernyataan seorang karyawan menyatakan dirinya berhenti bekerja atau resign dari suatu perusahaan karena alasan tertentu. Membuat surat pengunduran diri yang patut sama pentingnya dengan membuat surat lamaran kerja sehingga tidak sedikit orang mencari contoh surat pengunduran diri atau membuatnya sendiri.

Berbagai alasan membuat orang keluar dari pekerjaan yang telah dijalani selama bertahun-tahun. Yang paling banyak adalah alasan mendapatkan pekerjaan atau kesempatan karir yang lebih baik di tempatĀ  atau perusahaan lain, ikut keluarga pindah domisili atau ingin berkonsentrasi mengurus rumah tangga dan anak. Apapun alasan yang dikemukakan menyampaikan pengunduran diri haruslah dipertimbangkan dengan cara yang membuat hubungan baik dengan perusahaan tetap terjaga. Apa alasannya?

Yang pertama, jika pengunduran diri dilakukan secara baik-baik pihak perusahaan kemungkinan besar bersedia menerbitkan surat referensi kerja yang bisa digunakan untuk mendapatkan pekerjaan di tempat lain. Surat rekomendasi seperti ini tentu sangat membantu seorang karyawan menemukan pekerjaan layak berikutnya. Yang kedua adalah apabila sewaktu-waktu karyawan yang resign ingin balik bekerja lagi di perusahaan yang sama, hubungan baik di masa lalu bisa menjadi referensi yang sangat kuat untuk mendukung niatnya. Sementara itu yang ketiga, apabila pengunduran diri dilakukan dengan cara yang tidak menghormati perusahaan bisa jadi perusahaan tersebut akan memberitahu perusahaan lain bahwa yang bersangkutan bukan karyawan yang baik. Tentu merugikan bukan? Jadi ada baiknya dipahami bagaimana format surat pengunduran diri yang baik itu.

Surat Pengunduran Diri umumnya dimulai dengan menjelaskan terlebih dulu identitas yang bersangkutan seperti nama, jabatan atau pekerjaan yang dipegang di perusahaan yang dimaksud, lama masa bekerja dan lain sebagainya. Selanjutnya adalah mencantumkan alasan mengapa yang bersangkutan mengundurkan diri dari perusahaan. Alasan pengunduran ini sebaiknya disampaikan dengan cara yang formal dan sejelas mungkin agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Setelah menyampaikan alasan tersebut pada bagian selanjutnya juga disampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama dan kesempatan yang diberikan untuk bekerja di tempat tersebut. Juga tidak lupa permintaan maaf apabila ada kesalahan-kesalahan yang mungkin saja pernah dibuat di masa lalu. Karyawan yang mengundurkan diri perlu menegaskan bahwa hubungan baik dengan perusahaan tidak akan terputus lantaran pengunduran dirinya. Jadi, dengan kalimat ini si pemohon resign masih memberi kesempatan atau peluang bagi dirinya dan perusahaan untuk bekerjasama lagi di masa mendatang.

Pada bagian akhir Surat Pengunduran Diri dicantumkan nama terang dan tanda tangan. Juga tak lupa kapan dan di mana Surat resign atau pengunduran diri itu dibuat, sebagian juga ada yang mencantumnkannya di bagian awal. Demikian tadi kiranya hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat surat pengunduran diri. Contoh Surat Pengunduran Diri ada banyak bisa ditemui dalam kehidupan sehari-hari maupun dengan cara kita telusuri di mesin pencari.