Contoh Makalah Bank Indonesia Sebagai Bank Central

Jumpa Lagi Di Website Kesayangan kita , yang dimana saya hari ini akan membahas sedikit tentang Contoh Makalah bank Indonesia.

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR……………………………………

DAFTAR ISI………………………………………………

 

BAB I   :  PENDAHULUAN…………………………

BAB II :  PEMBAHASAN……………………………

  1. Pengertia Dan Sejarah Berdiri………………………

  2. Fungsi Bank Syariah……………………………………

  3. Tujuan Bank Syariah…………………………………

  4. Ciri Bank Syariah……………………………………..

  5. Produk Jasa Yang Ditawarkan……………………

  6. Perkembangan Bank Syariah Di Indonesia……

BAB III :  PENUTUP

 

KATA PENGANTAR

Atas puji dan syukur kami panjatkan atas kehadiran ALLAH SWT yang sudah menyempatkan untuk melimpahkan rahmatnya sehingga kami dapat menyiapkan makalah yang berjudul (Bank SYARIAH).

Ada juga tujuan dari penyusunan makalah yang kami buat ini, yaitu untuk memenuhi tugas mata Kuliah BANK dan Lembaga Keuangan.

(TAK ADA GADING YANG TAK RETAK), menjadi satu buah makalah yang tidak pernah lepas dari kekurangannya, oleh karena itu saya sangat membutuhkan masukan atau kritikan dari semua belah pihak.

Yang berguna untuk penyempurnaan makalah yang saya buat ini, dan saya harap pembaca akan mengerti atas apa yang sudah saya tulis.

Inilah Tentang Contoh Makalah Bank Indonesia Sebagai Bank Central

 

Contoh Makalah Bank Indonesia Sebagai Bank Central
Contoh Makalah Bank Indonesia Sebagai Bank Central

 

BAB I

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, jenis bank apabila anda lihat dari cara menentukan harga terdapat 2 bagian yaitu bank yang berdasarkan prinsip convetional dan anak yang berdasarkan prinsip Syariah.

Hal yang pertama untuk membedakan ke-2 jenis bank ini yaitu didalam penentuan harga, mau itu dari harga beli ataupun harga jual.

Dalam Bank convetional penentuan harga selalu di dasarkan oleh bunga, dan pada bank syariah didasarkan dengan konsep Islam, yaitu kerja sama dalam pembagian hasil mau itu rugi ataupun untung.

Kedatangan bank yang berdasarkan syariah di Indonesia masih sangat relatif, yaitu dari awal tahun 1990. Walaupun begitu masyarakat Indonesia merupakan salah satu umat muslim yang sangat terbesar di dunia.

Prakarsa untuk pendirian bank Syariah di Indonesia dilakukan bersama MUI (Majelis Ulama Indonesia) saat 1990 tanggal 18-20 agustus.

Tetapi diskusi tentang Bank Syariah sebagai basis ekonomi Islam sudah mulai dilakukan saat tahun 1990.

 

BAB II

Bank Syariah yaitu bank yang beropersi dengan baik dan tidak mengandalkan operasinya pada bunga. Bank Islam atau yang disebut dengan Bank Tanpa Bunga ini merupakan salah satu lembaga keuangan yang operasional dan produknya dikembangkan berdasarkan dari kitab Sucu Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW.

Dengan kata lain, bank islam merupakan lembaga keuangan yang usaha pokoknya memberikan pembiayaan dan jasa lainnya dalam pembayaran lalu lintas dan peredaran uang yang pengoperasiannya di sesuaikan dengan prinsip Syariah Islam.

Perwataatmadja dan Antonio membuatnya menjadi 2 bagian, yaitu bank Islam dan bank yang pengoperasiannya menurut prinsip syariat Islam.

Antonio dan perwataadmadja membedakannya menjadi dua pengertian, yaitu Bank Islam dan Bank yang beroperasi dengan prinsip syariat Islam. Bank Syari’ah adalah,

1). Bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syari’at Islam

2). Bank yang tata cara beroperasinya mengacu pada ketentuan-ketentun Al qur’an dan Hadits

Sementa itu bank yang pengoperasiannya sesuai dengan prinsip Syari’ah Islam yaitu Bank yang pengoperasiannya mengikuti ketentuan-ketentuan syari’at Islam, khusunya yang menyangkut tata cara bermuamalah secara Islam.

Dalam tata cara bermuamalah harus menjauhi hal-hal dan praktek-praktek yang sangat dikhawatirkan dan mengandung unsur-unsur riba yang berguna untuk mengisi kegiatan investasi seperti pembiayaan perdagangan dan bagi hasil.

 

Sejarah Berdirinya Bank Syariah

Kegiatan bank syariah pertama kalinya di lakukan yaitu di pakistan dan malaysia pada saat tahun 1940.

Dan di mesir saat tahun 1963 yang berdiri Islamic Rural didesa It Ghamr Bank. Bank ini beroperasi di daerah-daerah yang terpencil dan skalanya pun masih sedikit.

Di Uni Emirat Arab, baru tahun 1975 dengan berdiri Dubai Islamic Bank. Dikuait pada tahun 1977 berdiri Kuwait Finance House yang beroperasi tanpa bunga.

Kembali di Mesir pada tahun 1978 berdiri Bank Syariah yang di beri nama Faisal Islamic Bank. Di Siprus tahun1983 berdiri Faisal Islamic Bank of Kibris.

di Malaysia Bank Syariah lahir tahun 1983 dengan berdirinya Bank Islam Malaysia Berhad (BIMB) dan pada tahun 1999 lahir pula Bank Bumi Putera Muamalah.

Di Turki negara yang berideologi sekuler Bank Syariah lahir tahun 1984 yaitu dengan hadirnya Daar al-Maal al-Islami serta Faisal Finance Institution dan mulai beroperasi pada tahun 1985.

salah satu negara pelopor utama dalam melaksanakan sistem perbankan syariah secara nasional adalah pakistan.

 

Fungsi Bank Syariah

Fungsi bank syariah Intermediary Agent (sama contohnya seperti bank konvesional) Fund ataupun Invetement Manajer.

Penyediaan jasa perbankan pada umunya sama seperti bank convetional sepanjang tidak melanggar peraturan syariah pengelola fungsi Sosial (Ziswa). Alat transmisi kebijakan moneter (sama seperti bank Convetional).

Berdasarkan filosofisnya tujuan bank islam dirumuskan fungsi dan peran bank islam yang diantaranya sudah tercantum didalam pembukaan standart akutansii yang dikeluarkan bersama AAOIFFI (Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institution).

  • Fungsi dan perannya
  • Manajer investasi, bank Islam dapat mengelola investasi dana nasabah
  • Investor, bank Islam dapat menginvestasikan dana yang dimilikinya maupun dana nasabah yang dipercayakan kepadanya.
  • Penyedia jasa keuangan dan laulintas pembayaran, bank Islam dapat melakukan kegiatan jasa-jasa layanan perbankan sebagaimana lazimnya institusi perbankan sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip syariah.
  • Pelaksana kegiatan sosial. Sebagai suatu ciri yang melekat pada entitas keuangan Islam, bank Islam juga memiliki kewajiban untuk mengeluarkan dan mengelola (menghimpun, mengadministrasikan, mendistribusikan) zakat serta dana-dana sosial lainnya.

Dari fungsi dan perannya tersebut dapat disimpulkan bahwa hubungan antar bank Islam dan nasabahnya sangat baik sebagai Investor ataupun pelaksana dari Investasi yang merupakan satu kemitraan, tidak seperti hubungan pada bank convetional yang memiliki sifat debitur dan kreditur.

 

Baca Juga Artikel Lainnya Disini Daftar Nama Dan Kode-Kode Bank Bersama

Demikianlah pembahasan kali ini, lebih dan kurang saya mohon maaf, apabila ada kesalahan kata atau tulisan yang saya buat mohon di maafkan. Semoga apa yang sampaikan bisa bermanfaat untuk anda.