Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi Asam Lambung Dengan Bahan Herbal

Penyakit yang berkaitan dengan organ pencernaan memang cukup sering dialami oleh banyak orang, karena memang salah satu organ tubuh yang terus menerus bekerja adalah lambung, sebab setiap kali merasa lapar ataupun haus sudah pasti kita akan mengkonsumsi makanan ataupun minuman.

Beberapa masalah yang berkaitan dengan lambung adalah meningginya kandungan asam lambung yang menyebabkan rasa tidak nyaman dan bahkan juga bisa menimbulkan permasalahan baru seperti maag dan juga tukak lambung.

Asam lambung sebenarnya merupakan zat yang juga diperlukan oleh tubuh manusia, tanpa asam lambung proses pelunakan makanan di dalam lambung menjadi sulit, padahal makanan-makanan yang kita konsumsi masih harus dicerna lagi oleh lambung agar bisa diserap oleh usus lalu diubah menjadi energi.

Asam Lambung

Sehingga asam lambung sebenarnya bukan penyakit, baru menjadi masalah ketika jumlah asam lambung terlalu banyak, kondisi yang demikian bisa mengakibatkan seseorang menderita GERD ( Gastroesophageal reflux disease ) istilah ini mungkin kurang begitu familiar namun untuk tindakan medis pada gangguan lambung GERD sudah sering dibahas.

Gangguan GERD atau yang lebih sering dinamakan dengan asam lambung ini akan menyebabkan seseorang merasakan efek terbakar pada kerongkongan, karena memang ada aliran asam lambung yang masuk ke area tersebut.

Kerongkongan yang dimiliki oleh manusia berfungsi untuk menyambungkan organ mulut dan lambung, sebenarnya antara lambung dan kerongkongan itu sendiri masih terdapat pintu gerbang khusus yang secara normal harus selalu tertutup ketika kita tidak lagi mengkonsumsi minuman ataupun makanan, dan baru akan terbuka ketika ada indikasi kita sedang ingin menelan sesuatu agar bisa langsung masuk ke dalam lambung.

Asam lambung yang naik ke esofagus atau kerongkongan ini bisa saja terjadi ketika katup yang ada di ujung bawah esofagus ini mengalami gangguan sehingga tidak lagi menutup rapat. Karena asam lambung merupakan kategori zat asam yang sangat kuat dan termasuk dalam kategori asam hidroklorat atau HCI maka sudah pasti akan menimbulkan reaksi yang ekstrim pada tubuh seseorang jika jumlahnya terlalu berlebihan.

Gejala Asam Lambung

Untuk bisa memprediksi apakah seseorang mengalami gangguan pada lambung khususnya produksi asam lambung sedang mengalami peningkatan ataukah tidak, berikut akan dipaparkan mengenai beberapa gejala penderita asam lambung atau GERD.

  1. Sakit pada ulu hati, rasa sakit ini beragam tergantung pada tingkat keseriusan masing-masing penderita. Ada kalanya hanya terasa panas dan perih namun ada juga yang seakan tertekan dan merasakan sensasi tertusuk.
  2. Perut kembung tanpa sebab yang jelas.
  3. Sering bersendawa disertai kondisi tubuh yang kurang sehat. Sangat berbeda ketika anda bersendawa karena merasa kenyang dan bersendawa karena asam lambung sedang naik.
  4. Heartburn atau dada terasa terbakar dan biasanya terus berlanjut pada bagian esofagus atau kerongkongan.
  5. Sedikit sulit bernafas atau merasa ada yang tersendat saat menghirup nafas.
  6. Mual dan disertai keringat dingin.
  7. Pusing dan muntah.
  8. Tidak nafsu makan meskipun merasa lapar.

Jika anda mendapati gejala-gejala tersebut di atas maka kemungkinan besar anda sedang dalam kondisi yang kurang baik karena asam lambung meningkat. Agar tidak merasakan hal-hal yang tidak nyaman tersebut di atas ada baiknya anda juga mengetahui faktor pemicu atau penyebab dari meningkatnya asam lambung.

Penyebab asam lambung ( GERD )

Katup penjaga agar asam lambung tidak naik ke kerongkongan dalam istilah medis disebut dengan sphincter, katup ini adalah termasuk dalam kategori otot yang berbentuk melingkar dan bersifat elastis. Ketika sphincter ini menunjukkan gejala-gejala abnormal maka akan menimbulkan hal-hal yang berkaitan dengan kondisi kesehatan lambung salah satunya adalah asam lambung yang naik hingga kerongkongan atau esofagus.

Masuknya asam lambung ke kerongkongan tidak hanya akan memberikan rasa terbakar pada area tersebut saja, namun jika terus berlangsung maka hal ini akan menyebabkan kondisi gangguan kesehatan yang serius yaitu iritasi pada esofagus karena lapisannya yang terus terkena asam lambung dan bahkan bisa mengakibatkan seseorang muntah darah. Lalu kenapa sphincter ini bisa tidak berfungsi dengan baik, apa sajakah penyebabnya ?

  • Kegemukan atau obesitas.
  • Dalam masa kehamilan.
  • Aktifitas merokok yang berlebihan.
  • Mulut terlalu kering.
  • Penyakit asma.
  • Menderita diabetes melitus.
  • Gangguan jaringan ikat.

Beberapa kondisi tersebut di atas adalah beberapa penyebab yang menjadikan katup penjaga antara kerongkongan dan lambung menjadi tidak normal.

Pengobatan asam lambung atau GERD

Mengingat akan bahwa penyakit asam lambung ini yang cukup serius, maka hendaknya harus segera dilakukan langkah-langkah pengobatan agar nantinya tidak semakin masuk dalam tahap yang serius. Ada beberapa cara pengobatan yang bisa meringankan penyakit asam lambung ini, diantaranya adalah pengobatan secara alami dan pengobatan dengan tindakan tanpa obat.

Pengobatan asam lambung secara alami

Kunyit
Kunyit atau yang juga disebut dengan kunir ini bisa anda olah untuk dijadikan obat asam lambung, caranya adalah dengan merebusnya dan menambahkan sedikit gula aren atau madu. Kunyit memiliki manfaat yang sangat melimpah dan salah satunya adalah membuat permasalahan lambung menjadi lebih mudah teratasi, perut akan terasa nyaman sesaat setelah mengkonsumsi air rebusan kunir ini.

Jahe
Selain bisa memberikan rasa hangat pada tubuh, jahe juga memiliki zat anti inflamasi dan diharapkan dapat mencegah terjadinya tukak lambung. Seduh jahe yang sudah dicuci bersih dengan air hangat dan minumlah sebagai minuman kesehatan. Anda bisa menambahkan madu untuk membuat minuman ini terasa lebih nikmat.

Cara mengatasi asam lambung tanpa obat

Cara-cara berikut ini sangat penting untuk anda lakukan guna mempercepat proses penyembuhan.

  1. Mengurangi beban pikiran yang menjadikan penderita asam lambung mengalami stres yang berlebihan. Termasuk juga menghindari faktor pemicu stress.
  2. Istirahat yang cukup di malam hari, sebab sistem metabolisme tubuh memiliki perbedaan ketika malam dan siang hari. Meskipun anda tidur selama 8 jam di siang hari rasanya akan sangat berbeda ketika anda tidur dengan durasi yang sama ketika malam hari.
  3. Makan terjadwal dan tepat waktu. Telat makan dan terlalu sering makan juga akan menimbulkan permasalahan pada lambung.
  4. Mengurangi dan akan lebih baik untuk tidak mengkonsumsi masakan pedas, baik yang diakibatkan oleh cabai ataupun merica.
  5. Menghentikan konsumsi segala jenis makanan atau minuman yang mengandung kafein, tidak hanya kopi ataupun teh saja namun juga minuman jenis soda seperti cola.
  6. Menghentikan kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol.
  7. Berhenti atau setidaknya mengurangi aktifitas merokok.
  8. Menghindari konsumsi makanan instant ataupun makanan cepat saji.
  9. Mengurangi kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung penyedap rasa yang berlebihan.

Apabila dengan cara-cara tersebut di atas gejala dan juga rasa sakit yang diakibatkan oleh asam lambung yang meningkat belum juga menunjukkan tanda-tanda yang baik, segera hubungi dokter spesialis untuk bisa mendapatkan penanganan yang lebih cepat dan tepat.